Tampilkan postingan dengan label dasar-dasar forex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dasar-dasar forex. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Oktober 2011

LANGKAH MENJADI TRADER FOREX SUKSES

Ada perspektif yang berbeda di forex trading, sebagian mungkin hanya berkonsentrasi pada analisis fundamental, tetapi beberapa mungkin fokus pada teknikal.  Gak papa.. Anda adalah style Anda. Anda tidak harus mengikuti mereka dalam style yang berbeda, ntar malah sering terjebak dalam system yang tidak sesuai dengan Anda. Namun yang penting dan terpenting adalah:

1) Pengetahuan Dasar
Seberapa jauh Anda mengenal forex dasar, itu juga berpengaruh terhadap kesuksesan Anda di forex. Ini berlaku untuk apa pun yang Anda lakukan atau apa pun pendekatan Anda dalam hidup Anda. Bagaimana Anda bisa mengharapkan untuk terbang ketika Anda bahkan belum belajar bagaimana untuk berjalan? Maksud saya begitu… Cobalah, memulai dari yang paling dasar dulu, jangan keburu nafsu. Termasuk ingin profit, baru saja trading seminggu, langsung aja berharap dapat 20 % per hari… sabar Teman! Baru profit konsisten sebulan, sudah berani mengalang dana investor sampai ratusan juta, sabar teman…!

Khusus untuk pasar forex yang menunjukkan beberapa risiko tinggi, Anda harus tahu diri sendiri, apa saja resiko yang terlibat dan bagaimana pasar bekerja. Ada ratusan dari sistem trading forex di luar sana, sehingga dalam memilih metode Anda lakukan dengan bijaksana. Tentukan tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang berdasarkan karakter dan kepribadian Anda.

Setiap strategi forex trading memiliki risiko sendiri dan keuntungannya. Anda akan harus memilih dengan hati-hati berdasarkan jenis macam apa Anda ini. Sebagai contoh, jika Anda adalah tipe orang yang tidak bisa mengontrol emosi dengan baik dan sangat cemas setiap kali Anda perdagangan, maka Anda tidak cocok menjadi trader yang seharian di depan laptop ‘trading forever’ tetapi cocoknya longterm atau jangka panjang di mana Anda jarang memantau perdagangan Anda. (manggut-manggut…)

2) Broker yang tepat
Ini mungkin keputusan terbesar yang akan Anda buat, sebelum memutuskan untuk melangkah ke dunia forex. Jangan buru-buru, karena Anda akan harus bergantung pada broker anda selama Anda trading. Cari broker forex yang benar-benar sesuai dengan gaya Anda. Jadi untuk melakukan itu, Anda harus membaca dan menemukan ulasan pada berbagai broker untuk mencari tahu kelebihan dan kekurangan. Setelah itu, perbandingkandegan broker lain dan Anda memilih salah satu.

Kalau Anda type scalper, ya jangan trading di broker yang melarang scalping.. ntar akun Anda malah di banned, lalu anda menyalahkan brokernya..hehehe…

Setelah Anda telah mempersempit pilihan Anda untuk beberapa broker, Anda harus membandingkan platform trading mereka. Platform perdagangan yang sangat penting karena apakah Anda berhasil atau tidak,  tergantung pada itu juga. Cobalah untuk menemukan satu yang Anda merasa sangat nyaman dalam menggunakan. Juga pastikan bahwa dukungan broker dan layanan klien sangat baik, bahkan ketika  Anda membutuhkannya.

3) Pemilihan Strategi Forex dan Aplikasinya
 Hanya ada dua pikiran utama ketika datang untuk menganalisa pasar forex. Salah satunya adalah analisis teknis dan analisis yang lain FUNDAMENTAL. Kita akan melihat ke dalam analisis teknis. Saya yakin Anda selalu mendengar "tren adalah teman terbaik Anda.” Hal ini karena pedagang yakin bahwa pasar akan mengulangi sejarah dan gerakan. Ada banyak tool untuk membantu Anda untuk menganalisa pasar seperti  indikator. Tapi ada kontra juga. Kebanyakan indikator lagging dan Anda tidak boleh hanya bergantung padanya pada perdagangan Anda. Karena yang menggerakan harga itu bukan indicator kan?

Sekarang dasar pemikiran perdagangan: Banyak yang percaya pasar bergerak adalah karena berita dari negara tertentu. Metode ini adalah salah satu lebih berat karena kita tidak dapat memprediksi apa yang akan menjadi perubahan di suatu negara. Tidak banyak pedagang menggunakan analisa fundamental sebagai strategi utama mereka saat ini meskipun mereka masih menggunakannya sebagai panduan dan referensi. Maka perlu juga Anda memperluas wacana dan pengetahuan Anda tentang ekonomi suatu Negara yang berpengaruh dalam  pasar forex. Ya ya ya ya..Apapun itu, memilih metodologi yang sesuai dengan Anda juga berkonsentrasi di atasnya adalah peluang untuk mendapakan reward profit yang luar biasa.

4) Forex Grafik Dengan Beberapa kerangka waktu
 Ini adalah terlepas dari sistem trading forex yang Anda gunakan. Dengan menggunakan analisis teknis perdagangan, Anda akan menghabiskan persentase lebih besar dari waktu Anda melihat grafik. Meskipun ada berbagai jenis grafik, namun data tersebut hampir sama dengan visual yang berbeda.

Ada beberapa grafik yang sangat berbeda dan perlu dianalisis. Bagi saya sendiri, saya ingin menggunakan grafik candlestick. Jangka waktu dari bagan yang Anda gunakan sangat penting. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan grafik harian dan menyediakan Anda sebuah sinyal trading untuk perdagangan, pastikan Anda juga menggunakan jangka waktu yang lebih rendah seperti 1 jam atau 4 jam untuk memastikan mereka akan arah yang sama (fungsi- melihat tren). Saran saya adalah, gunakan jangka waktu lebih lama untuk mencari arah pasar dan timeframe yang lebih rendah untuk masuk dan keluar dari pasar forex. Ya ya ya ya…

5) Lakukan perhitungan hasil selama Anda trading
Selain memiliki strategi forex yang sukses, kita juga perlu memiliki rencana tindakan pencegahan menjadi trader yang buruk dan karena Anda perlu tahu apakah Anda telah membuat keputusan yang benar, Anda harus berusaha untuk menghitung profit dan loss Anda  perdagangan dari waktu ke waktu. Cobalah untuk menganalisis terakhir 10 dari perdagangan anda untuk memastikan bahwa Anda masih melakukan sesuatu yang benar. Jika Anda masih pemula dan belum banyak diperdagangkan, melihat kembali data masa lalu dan lihat apakah Anda akan diuntungkan atau hilang jika anda melakukan perdagangan tertentu dengan strategi tertentu pula. Ini akan menjadi panduan yang baik pada apakah Anda berada di jalur yang benar.

6) Manajemen Uang
Yang telah saya sebutkan ini, kita sama-sama tahu deh..betapa pentingnya… sekian kali kita  stres karena gak bisa mengelola dengan baik manajemen uang ini. Tapi masih banyak orang tidak dapat mengelola dengan baik. Ya ya ya ya… Meskipun tampaknya itu tidak sederhana.   Pola pikir pertama yang harus Anda miliki adalah bukan tentang menang atau profit, namun melestarikan modal Anda dan mencoba untuk tidak loss. Ini penting….

Ada tidak akan pernah kekurangan kesempatan dalam perdagangan, forex itu memiliki banyak waktu dan kesempatan bagi Anda. Yang sudah ya sudah, pengalaman  memang mahal harganya. dan sebagai gantinya Anda telah mendapatkan sesuatu dari perdagangan, dan itu sekali lagi adalah pengalaman. Jika Anda telah menerapkan sesuatu yang telah Anda pelajari pada perdagangan, maka jangan takut untuk kehilangan uang sedikit. Anda tidak dapat menghindari kehilangan uang dalam perdagangan, namun apa yang dapat Anda lakukan adalah untuk membuatnya ‘kecil, sedikit’ dari uang Anda yang  siap di resikokan dan Anda dapat melestarikan modal untuk peluang masa depan. Dari kerugian, Anda juga akan belajar pelajaran dan menghindari kesalahan di masa depan. Mantaaap!

Tip lain tentang pengelolaan uang ini  adalah untuk mengetahui bagaimana menggunakan contrac zise  dengan benar. Pemula, disarankan untuk tidak mengambil risiko lebih dari 2% dari ekuitas Anda pada account trading Anda. Sebagai contoh Anda memiliki modal trading $ 1000, Anda tidak perlu risiko lebih dari $ 20 untuk perdagangan. Jangan serakah untuk mencoba keuntungan banyak dari satu perdagangan bahkan Anda sangat percaya diri pada perdagangan tertentu itu, karena  tidak ada yang 100%  menjamin transaksi anda akan benar.

Sudah dulu ya? Bye… 

Kalau mau dengerin obrolan tengah malam hot disini adanya: klik

Selasa, 20 September 2011

APA ITU PIVOT POINT RESISTANCE DAN SUPPORT

By. Indigo Fx

R2 = P + (H - L)
R1 = P + (P - L)
garis resistance merupakan sebuah level atau titik dimana harga tidak akan bergerak naik lagi (tertahan pada batas atas)
saat harga mendekat garis resistance, pasar akan bereaksi secara psikologis menganggap harga sudah terlalu tinggi (over bought). Dan karena harga tinggi maka akan timbul minat untuk menjual (ditambah aksi profit taking dari posisi buy). Disebabkan minat jual (sell) lebih banyak dari pada beli (buy) maka harga akan beranjak turun menjauh lagi dari garis resistance

Pivot Point = (H + L + C + O)/4
Pivot Point adalah level harga teknikal yang digunakan untuk menganalisis dan memperkirakan pergerakan harga, yang perhitungannya diperoleh dari rata-rata harga terpenting (high, low dan close) sebuah instrumen dalam periode tertentu

Prinsip dasar Pivot yaitu :
• Biasanya bila harga dibuka di atas pivot maka secara psikologis harga akan naik (meskipun tidak selalu) begitu juga sebaliknya.
• Harga cenderung berusaha untuk menembus level-level pivot, support & resistance.
• Bila momentum kuat maka harga akan menembus pivot menuju support atau resistance tetapi bila momentum lemah maka harga akan berbalik arah.
• Bila harga tidak menyentuh pivot biasanya harga cenderung menjauhi pivot.

Selain untuk menganalisis tren, terlampuinya level pivot dapat digunakan sebagai level entri dan exit. Umumnya level-level tersebut diperoleh melalui penggunaan support dan resistance pivot point.

Sebagai contoh misalnya seorang trader yang berorientasi trend following dapat menempatkan order posisi beli beberapa tick di atas level resistance (buy stop) dan menempatkan stoploss beberapa tick di bawah level support, atau sebaliknya menempatkan posisi jual beberapa tick di bawah level support (sell stop) dan stoploss beberapa tick di atas resistance.

Seorang trader lain juga dapat menggunakan metode yang berbeda, dengan menempatkan posisi jual beberapa tick di bawah resistance penting (sell limit), dan menempat stoploss beberapa tick di atas resistance. Atau juga sebaliknya, menempatkan posisi beli beberapa tick di atas level support (buy limt), dan menempatkan stoploss beberapa tick di bawah support

S1 = P + (P + H)
S2 = P - (H + L)
Pada prinsipnya garis support merupakan sebuah level atau titik dimana harga tidak akan bergerak turun lagi (tertahan pada batas bawah)
Saat harga mendekat garis support, pasar akan bereaksi secara psikologis menganggap harga sudah terlalu rendah (over sold). Dan karena harga rendah maka akan timbul minat untuk membeli (ditambah aksi profit taking dari posisi sell). Disebabkan minat beli (buy) lebih banyak dari pada jual (sell) maka harga akan beranjak naik menjauh lagi dari garis support

Rumus lengkap :

Resistance 3 = High + 2*(Pivot - Low)
Resistance 2 = Pivot + (R1 - S1)
Resistance 1 = 2 * Pivot - Low
Pivot Point = ( High + Close + Low )/3
Support 1 = 2 * Pivot - High
Support 2 = Pivot - (R1 - S1)
Support 3 = Low - 2*(High - Pivot)

Cara Membaca :

1,a. Jika harga naik dari pivot menuju R1, maka kemungkinan harga akan terus naik ke R2, dan   jika pasar sedang EDAN akan terus naik ke R3
   b. harga berpotensi turun jika sampai ke R2 / R3

2 a. Jika harga turun dari pivot menuju S1, kemungkinan harga akan terus turun ke S2 sampai S3
   b. harga mungkin akan berbalik ke atas jika mencapai S2 / S3

~Keep Green and Profit~

Rabu, 24 Agustus 2011

DAHSYATNYA FOREX

Forex, memang banyak membuat orang tertarik oleh keuntungan yang mungkin akan kita peroleh jika kita bertrading, jumlahnya yang bersifat variable, sehingga kita bisa membayang-bayangkan berapa kalau dirupiahkan hasilanya......
 
Betapa tidak, 10 pip saja konsisten perharinya, jika 1 lot account standar sudah bernilai $100, 1 lot account mini bernilai $10, 1 lot account micro ya $1, begitu seterusnya, pikiran kita akan menjadi betah membayangkan bagaimana itu 2 lot, 3 lot, 10 lot, 100 lot la.... dan berapa jumlahnya kalau dapat 20 pip, 30 pip, 40 pip, 50 pip, dan wah sekali 100 pip berapa $$$$$$,,,, inilah yang membuat kita pantang menyerah kadangnya dalam meraihanya, meskipun banyak yang sudah jatuh, tersungkur, dll nya oleh forex..... namun forex tetap istimewa bagi yang sudah pernah mengenalnya dan ingin menaklukkannya.........
 
Karena wahnya itulah, saya berkesimpulan tidak akan semudah membalikkan telapak tangan untuk meraihnya....

Ada yang bilang forex itu sama dengan profesi profesional lainnya, dibutuhkan keahlian khusus, yang semua orang tidak punya keahlian tersebut, dan anda berhak dibayar mahal atas kemampuan dan keahlian anda tersebut, kita contohkan saja, seorang dokter misalnya, seorang dokter profesional, berapa biaya yang harus kita keluarkan untuk sekali periksa, saya aja kemaren beberapa minggu lau periksa ke dokter umum biasa yang masih baru tamat nampaknya, saya harus mengeluarkan biaya Rp75.000, untuk periksa karena tangan saya terjadi sedikit pendarahan karena ada sedikit insiden kecil dan saya putuskan untuk kedokter karena takut lukanya lama sembuhnya, itu baru dokter umum, bagaimana dengan dokter spesialis yang harus menamatkan kuliah S 2 nya terlebih dahulu... ntah berapa biaya yang mereka harus habiskan untuk menamatkan sekaolahnya, puluhan hingga ratusan juta sepertinya.....


Nah, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk menjadi spesialis forex yang bisa konsisten profit/jumlah profitnya lebih besar dari lossnya?????????????????????????????????????????

Bisa juga sudah menghabiskan sekian banyak uang di forex, belum juga tamat-tamat......hihihihiiiii kuliahnya bandel kali, gak masuk-masuk, cuma rajin mintak uang kuliah sama uang jajan saja dengan orang tuanya...whehhehehheheehhehhehe

Dokter, sebelum terjun atau membuka praktek dokternya, mereka terlebih dahulu belajar di kampus dengan mayat, bukan manusia asli, nah forex juga sama, ada account demonya, ya hampir mirip dokter praktek ke mayat la, sedikit tidak ada emosinya di demo, dokter pada awal-awalnya juga mulai dengan mengobati penyakit yang ringan-ringan, kalau di forex bisa dimulai dengan modal ya ng sedikit juga la, bisa dimulai dengan broker yang langsung memberikan welcome bonus.

Saya hanya ingin menyimpulkan, jangan gunakan modal yang nilainya besar bagi anda jika kehilangan, jika belum mampu menciptakan profit konsisten selama 1 bulan atau selama anda belum merasa yakin dengan kemampuan kita,,,,,,,,,


salam trader
by : kelly/khalil fx
Sumber: Dokumen KFC

Sabtu, 28 Mei 2011

15 Cara Menghindari Kerugian dalam Forex Trading

1) Menambah Ilmu . Hampir semua trader Forex yang pemula tidak mau meluangkan waktu untuk mempelajari apa yang menggerakkan mata uang (terutama fundamental). 
2) Hindari Overtrading . Transaksi terlalu agresif dengan jarak stop loss yang terlalu pendek dan target profit terlalu pendek juga hanya akan membuat broker semakin kaya. Keinginan untuk menghasilkan untung beberapa dollar saja sehari dengan cara mengunci profit dalam jumlah sangat kecil ketika memungkinkan merupakan strategi yang merugikan dan lebih menjurus gambling.
3) Hindari Over leveraged . Leverage adalah pedang bermata dua. Broker tertentu dapat memaksa anda untuk menggunakan high leverage karena itu berarti semakin besar income yang didapatkan broker dari spread karena position size nya akan semakin menentukan jumlah income dari spread; semakin besar posisi dengan high leveraged semakin besar spread income yang didapatkan oleh broker.
4) Tidak Tergantung pada Orang lain . Trader sungguhan berhasil karena kemampuannya sendiri; mereka membuat keputusannya sendiri dan tidak tergantung pada keputusan orang lain dan tidak tergantung pada orang lain untuk membuatkan keputusan bagi mereka; pilihlah apakah mau trading sendiri atau sekalian minta orang lain yang mentradingkan.
5) Trading a Pair, Not a Currency . Memprediksi arah satu mata uang saja baru setengah transaksi; sukses atau gagal tergantung dari prediksi terhadap mata uang kedua yang menjadikan pasangan mata uang (pair).
6) Membuat Persiapan Sebelum Trading . Menghasilkan uang tidak termasuk persiapan. Yang termasuk pada persiapan itu sendiri adalah kuda-kuda untuk keberhasilan dalam trading; seperti contohnya kebijakan-kebijakan dalam trading; jika anda tidak mempunyai rule yang spesifik, maka anda tidak memiliki persiapan, dan cenderung anda akan berada pada statistik (95% player yang loss dan akhirnya berhenti trading).
7) Trading mengikuti Trend . Ada perbedaan yang cukup besar antara membeli di harga rendah ketika harga sedang turun-turunnya dengan membeli di harga murah. Harga rendah dengan segera akan menjadi harga yang tinggi ketika anda trading melawan trend.
8) Bakar Transaksi yang Buruk . Jika anda bertransaksi dan kebetulan hasilnya tidak bagus, pastikan anda bakar posisi nya dengan sesuai; jangan menambah kerusakannya. Sebaliknya jika transaksi anda sudah bagus dan menang, jangan buat diri anda buru-buru untuk bakar posisi hanya karena bosan menunggu atau mau lepas dari stress; stress adalah proses alami dari trading, biasakan dengan stress.
9) Perhatikan Kondisi Technical . Menentukan apakah trend market telah berakhir, atau menemukan tahanan-tahanan adalah kunci dari reaksi harga-harga di pasar. Gerakan spikes biasa terjadi ketika pasar bergerak satu arah.
10) Trading Bebas Emosi . Ketika anda tidak memiliki persiapan, otomatis anda trading dengan menggunakan feeling dan bukan berdasarkan ide; feeling sangat emosional dan cara yang buruk untuk
melakukan trading. Apakah orang pernah mengungkapkan sesuatu yang intelek ketika dalam kondisi kesal karena emosi; saya pikir tidak. 
11) Percaya Diri . Percaya diri satu-satunya cara untuk berhasil dalam trading. Jika anda kehilangan uang terlalu dini dalam karir trading anda maka sangat sulit untuk mendapatkan kepercayaan diri sejati; trik nya adalah jangan memasak nasi setengah matang; pelajari dulu bisnisnya sebelum bertransaksi.
12) Ketakutan untuk Cut Loss . Tidak ada yang dapat dibanggakan dari menahan posisi yang sedang rugi terlalu lama, hanya kebodohan dan sifat pengecut yang terlihat. Memerlukan keberanian untuk menerima kekalahan sementara dan menunggu kesempatan yang lebih baik untuk membalas kekalahan itu. Berpendirian teguh pada posisi yang buruk menghancurkan banyak trader. Hal yang harus diingat adalah tidak ada yang absolut di pasar, ketidakmungkinan malah menjadi rutinitas di pasar. Satu transaksi yang bagus tidak menjadikan anda seorang trader sukses, performance bulanan dan tahunan lah yang menentukan anda trader yang baik atau tidak.
13) Courage Under Fire . Ketika polisi menggerebek sarang penyamun sebenarnya mereka ketakutan namun tetap mereka lakukan. Ketika petugas pemadam kebakaran naik ke atas atap rumah yang terbakar mereka ketakutan setengah mati, namun tetap mereka lakukan juga; dan akhirnya menyelesaikan pekerjaan mereka. Sama seperti trading; tidak apa-apa untuk ketakutan namun anda tetap harus mengeksekusi baik signal . cut loss . dsb
14) Konsistensi . Setiap bisnis (termasuk Forex Trading) memerlukan bisnis plan (trading plan). Jika anda tidak meluangkan waktu untuk menulis rule yang spesifik yang dapat anda terapkan dan anda ikuti, trading anda akan tidak fokus dan tidak memiliki arah. Buatlah persiapan, miliki rule yang spesifik, terapkan dan tentukan target yang realistis agar dapat tercapai.
15) Overconfidence . Jika tidak ada moment yang benar-benar mantap, maka kita harus lebih conservative. Dan hindari overconfident meskipun telah menang berturut-turut. Tetap rendah hati. tetap konservatif.

Sabtu, 05 Maret 2011

MATA UANG TERBAIK UNTUK PERDAGANGAN FOREX

Mata uang terbaik?

Pertanyaan umum yang saya dapatkan dari kawan-kawan trader pemula adalah: "pasangan mata uang apa yang terbaik untuk berdagang?"

Saya akan menjawab pertanyaan itu, tetapi tidak ada salahnya saya akan sedikit mengawali dengan pengetahuan tentang pasangan mata uang. Ada banyak pasangan (pair) mata uang yang ditradingkan di forex. Biasanya mereka memiliki “perilaku” yang berbeda-beda. Ada yang saling mempengaruhi, ada pula yang tidak.

Jenis Pasangan Mata Uang:

Ada tiga kategori pasangan mata uang; seiring, cross, dan eksotik. Poin-poin berikut akan menjelaskan pasangan mata uang ke dalam tiga kategori dan kelebihan atau kekurangan masing-masing.

• Mata Uang Utama

Pasangan mata uang ini perhatikan, Bro! Pasangan mata uang ini adalah mata uang negara-negara besar yang dipasangkan dengan dollar AS :

EUR / USD - Euro vs US dollar (Fiber)
GBP / USD - British pound vs dollar AS (Sterling, Kabel)
AUD / USD - Australia vs dolar US dollar (Aussie)
NZD / USD - Dolar Selandia Baru vs US dollar (kiwi)
USD / JPY - US dollar vs yen Jepang (Yen)
USD / CHF - US Dollar vs Swiss franc (Swissie)
USD / CAD - US Dollar vs dolar Kanada (Loonie)

Sekarang, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam membahas tentang pair mata uang ini sebelum kita beralih ke membahas pair yang lain.

Pertama, banyak dari pasangan mata uang utama yang berkorelasi dalam pergerakan harga, berarti mereka bergerak hampir identik satu sama lain. Sebagai contoh, EURUSD dan GBPUSD cenderung bergerak ke arah umum yang sama (tidak persis sama), GPBUSD yang biasanya sedikit lebih stabil daripada EURUSD, tetapi jika EURUSD dan GBPUSD berada dalam trend yang sama, maka kita mengatakan mereka berkorelasi positif.

Kemudian pair USDCHF berkorelasi negatif untuk EURUSD, jadi jika EURUSD bergerak lebih tinggi, USDCHF yang paling mungkin bergerak lebih rendah. Anda akan menemukannya jika Anda mengambil grafik EURUSD dan grafik USDCHF dari rentang waktu yang sama. Dalam kondisi tertentu, mereka akan terlihat hampir mirip, tetapi pada umumnya mereka berkorelasi negatif.

Jadi, bagaimana kita mensikapi korelasi ini bagi Anda? Ini berarti Anda harus berhati-hati ketika membuat keputusan trading sehingga tidak melipatgandakan risiko perdagangan terhadap posisi saat ini Anda yang telah terbuka. Misalnya, jika Anda telah "buy" di EURUSD dan GBPUSD, ya jangan Anda kemudian "buy" di USDCHF juga.

Saya telah mengamati bahwa USDCHF sangat "berombak" dibandingkan dengan EURUSD dan GBPUSD, dan saya jarang dalam perdagangan USDCHF, saya ingin fokus pada EURUSD dan GBPUSD, jika saya ingin perdagangan mata uang Eropa terhadap dolar AS. Ini bukan berarti Anda tidak boleh perdagangan USDCHF, tetapi untuk diketahui bahwa dalam pengalaman saya, EURUSD dan GBPUSD memberikan peluang harga yang lebih baik.

EURUSD juga merupakan pasangan yang paling banyak diperdagangkan, dan oleh karena itu membawa volume tertinggi dari semua pasangan mata uang. Hal ini juga berarti adalah EURUSD yang paling liquid.

• Mata Uang Komoditas

Mata uang komoditas adalah nama yang diberikan untuk mata uang negara yang sangat tergantung pada ekspor bahan baku tertentu sebagai penghasilan. Mata uang utama yang juga dianggap "uang komoditas" adalah dolar Australia, dolar Kanada, dan dolar Selandia Baru.

Emas dan perak merupakan komoditas yang sebenarnya, sehingga mereka juga dapat dianggap "uang komoditas", dan sekali lagi mereka diperdagangkan dalam dolar AS, seperti yang kita disebutkan di atas.

Saya mendapat informasi dari kawan (yang sudah berpengalaman dalam perdagangan mata uang komoditas) katanya, "bahwa emas, AUDUSD, NZDUSD, dan perak, adalah yang terbaik untuk berdagang, saya cenderung untuk menghindari USDCAD, saya merasa sering mendapat sinyal trading "palsu", ini mungkin ada hubungannya terhadap pengaruh harga minyak mentah." Demikian alasannya...Dia melanjutkan, " Apapun alasannya, saya biasanya menghindari trading USCAD dan menasihati kawan-kawan dekat saya melakukan hal yang sama."

• Crossrate

"pasangan mata uang berseberangan" mereka adalah mata uang yang tidak dipasangkan dengan dolar AS seperti:

AUD / CAD - Dolar Australia vs dolar Kanada
AUD / CHF - dolar Australia vs Swiss franc
AUD / JPY - dolar Australia vs yen Jepang
AUD / NZD - Aussie dolar vs dolar Selandia Baru
CAD / JPY - dolar Kanada vs yen Jepang
CHF / JPY - Franc Swiss vs yen Jepang
EUR / AUD - Euro vs dolar Australia
EUR / CAD - Euro vs dolar Kanada
EUR / CHF - Euro vs Swiss franc
EUR / GBP - Euro vs British pound
EUR / JPY - Euro vs yen Jepang
EUR / USD - Euro vs dolar Selandia Baru
GBP / AUD - British pound vs dolar Australia
GBP / CHF - pound Inggris vs Swiss franc
GBP / JPY - British pound vs yen Jepang
NZD / JPY - Dolar Selandia Baru vs yen Jepang

Sekarang, saya tidak menyarankan Anda dalam perdagangan semua crossrate ini, dan jika Anda menginginkan, tentu ada beberapa yang saya sarankan seperti: AUD / JPY, EUR / JPY, GBP / JPY, dan NZD / JPY.

Keempat pasangan silang tersebut yang paling banyak diikuti para trader dan yang penting Anda membuat "daftar pengawasan" singkat terhadap pasangan mata uang yang bisa Anda ikuti dalam perjalanan forex trading Anda.

Ini hanya untuk pengetahuan saja, bagi saya saran untuk pemula tetap gunakan satu pair mata uang saja.

• Exotics

Pasangan "eksotik" adalah pasangan yang terdiri dari negara maju dan berkembang. Berikut ini adalah daftar dari beberapa "eksotik" lebih sering diperdagangkan:

USD / TRY - US dollar vs lira Turki
EUR / TRY - Euro vs lira Turki
USD / IDR - US dollar vs Rand Afrika Selatan
USD / MXN - US dollar vs peso Meksiko
USD / SGD - US Dollar vs dolar Singapura

Pasangan mata uang eksotis bukan tempat terbaik untuk memulai sebagai trader forex, terlebih pemula. Mengingat "spread" terlalu lebar. Ini berarti ada risiko yang lebih dibangun ke dalam eksotik, ini membuat mereka lebih rentan terhadap "slip"

Catatan untuk newbie, "spread" adalah harga yang Anda bayar untuk broker Anda) itu adalah perbedaan antara penawaran dan harga permintaan, secara otomatis Anda membayar ini setiap kali Anda memasukkan perdagangan, maka bisa sangat rendah, kadang-kadang hanya 1 pip, yang pair eksotik dapat memiliki spread sangat tinggi yang biasanya lebih dari 10 pips. Pada dasarnya, spread berarti Anda akan memperoleh angka profit negatif pada perdagangan awal, tidak masuk akal jika Anda memilih pair eksotik yang spread mencap 15 pips atau 20 dengan perdagangan eksotik, padahal pair-pair lain dan hanya 1 atau 3 pips negatif. Masukkan peluang ini dalam mendukung Anda profit.

Pilihlah pasangan mata uang forex dengan bijaksana...!

Semoga penjelasan singkat ini bisa menjadi pertimbangan Anda dalam memilih pasangan mata uang terbaik untuk trading Anda.

Jumat, 10 Desember 2010

TUTORIAL META TRADER 4

Anda baru mengenal forex dan ingin mengenal lebih jauh lagi? Disini saya ingin memberikan panduan, tutorial bagaimana penggunaan MT4 atau metatrader 4. Mungkin bagi pemula sekali penjelasan ini sangat penting, karena setelah download dan instal MT4 malah bingung karena gak paham kelanjutannya.

MetaTrader 4

MetaTrader 4 atau biasa disebut MT4 merupakan platform trading online dengan teknologi yang canggih dan memiliki fitur dan aksesibiliti yang sangat kompleks. Namun demikian, tim developer mampu membuat penggunaan aplikasi ini sangat sederhana dan mudah, walaupun memiliki fitur yang lengkap. Hal ini membuat MT4 menjadi pilihan banyak broker di dunia, karena selain fiturnya banyak, MT4 juga merupakan platform yang fantastis, satu MT4 Server mampu melayani lebih dari 10.000 trader bersamaan. Di sisi client (trader), MT4 juga sangat mudah dimengerti dan menawarkan berbagai fasilitas, mulai penggambaran chart yang bisa diatur sesuai keingingan trader, tombol-tombol dan shortcut yang mudah dipahami, indikator dan analisa statistik, hingga penggunaan robot otomatis, bahkan MetaTrader juga tersedia dalam berbagai macam bahasa, sehingga dapat digunakan oleh hampir semua orang.


Itu gambar Mt4....seperti yang Anda lihat manakala Anda instal mt4 di laptop Anda. Disini akan saya berikan penjelasan singkat. Mudah-mudahan bermanfaat.

 Icon-icon diatas adalah bagian dari Mt4. Secara berurutan: bar chart, candlestic, line chart, zoom in, zoom out, auto scroll, chart shift, indikators, periode, templates.

Nah, Anda klik-klik icon tersebut dan bagaimana hasil dan perubahan pada mt4. Anda tanpa penjelasan pun akan mudeng sendiri... Para  trader bebas memilih sesuai selera mata hehehehe...







  1. new chart : untuk  membuat chart baru yang diinginkan.
  2. profil: untuk membuat profil yang diinginkan, Anda pilih saja default
  3. marrket watch: menunjukkan pair mata uang beserta ask dan bid-nya
  4. data window
  5. navigator: berisi  tentang account, expert advisor dan indikator
  6. terminal: berisi data-data transaksi dari account Anda, untuk mengetahuinya Anda klik saja. Manakala data tersebut sudah ada maka menjadi hilang, kalau tidak ada akan muncul di bagian bawah mt4nya. Coba saja!
  7. strategy tester: berisi setting dan jurnal, Anda gak memerlukannya...gak usah diapa-apain aja.
  8. new order: fasilitas untuk melakukan transaksi sell atau buy
  9. meta editor: fasilitas untuk oprek-oprex EA, gak usah dulu diperhatikan...
  10. expert advisor: untuk mengaktifkan atau menonaktifkan EA (robot trading).

Icon-icon tersebut adalah untuk penggunaan trend line. Anda bisa mengklik dan membawanya ke chart. Anda bisa melihat hasilnya dan untuk mengahpusnya tinggal di klik sampai (block) dan di delete.

Icon diatas adalah pilihan time frame, maksudnya adalah umur candlestic (misal pake jenis ini chartnya); pergantian candle di chart Anda sesuai pilihan time frame yang Anda pilih.


Login
Nah, sekarang misalnya Anda sudah membuka account baru dan sudah mendapatkan login dan paswordnya...kemudian ingin login di mt4...

Sebelum bisa melakukan trading, terlebih dahulu Anda harus melakukan login. Langkah-langkahnya:
  • Klik File >> Login.
  • Masukkan username, trader password dan server.
  • Klik login.
  • Jika login gagal, Anda akan mendapati pesan “Invalid account” atau “No connection” di kanan bawah.
Add chart
Jika Anda ingin menambahkan chart yang diinginkan:
Pilihlah pair-pair yang hendak Anda tampilkan grafiknya, caranya mudah, cukup klik pada menu File, kemudian pilih New Chart.
  
Open Position (Instant Execution)
Untuk memulai trading, langkahnya:
  • Pilih jendela grafik pair yang diinginkan, misalnya pair EUR-USD (seperti pada gambar di bawah).
  • Klik Tools >> New Order atau tekan tombol F9 pada keyboard.


Tampilan itu contoh transaksi di pair EURO USD. Silahkan Anda coba! perhatikan terlebih dahulu volume dan account Anda. Kalau masih di account demo artinya masih standard. Jika vol 0.10 itu artinya satu point seniali  $1. Jika 1.00 seniali dengan $10. Kalau sudah di account real, tergantung account Anda dan menggunakan broker mana. Maka perlu diperhatikan. Misal Anda menggunakan broker fxclearing, dan menggunakan account micro maka dengan volume 1.00 Anda baru transaksi dengan senilai $ 0.10  per pointnya. Apabila menggunakan account mini dengan volume 0.01 itu seniali dengan $ 0.10 per pointnya.
Kalau dalam pilihan volume tidak tercantum angka yang diinginkan, lakukan secara manual. diisi sendiri misal 0.10 dan sebagainya.

Penjelasan dan panduan  tentang transaksi  jual dan beli ini lengkap disini!
Pada tampilan diatas juga bisa langsung ditentukan titik stop loss maupun take profit. Biasanya, setiap broker memiliki batasan stop loss dan take profit yang berbeda. Anda bisa mengosongkan kedua isian ini dan mengubahnya nanti setelah posisi terbuka.
  
Open Position (Pending Order)

Panduan selanjtunya adalah tentang order pending. Yang dimaksud dengan pending order adalah melakukan open position (BUY / SELL) yang akan diproses pada waktu harga menyentuh titik tertentu, tidak sekarang (harga saat ini). Terdapat beberapa tipe pending order, yaitu:
  • Buy limit: open position BUY akan dilakukan jika grafik turun mencapai titik tertentu.
  • Sell limit: open position SELL akan dilakukan jika grafik naik mencapai titik tertentu.
  • Buy stop: open position BUY akan dilakukan jika grafik naik mencapai titik tertentu.
  • Sell stop: open position SELL akan dilakukan jika grafik turun mencapai titik tertentu.
Pelajaran tentangnya Anda bisa pelajari disini!



Perhatikan pada type; tertulis pending order. Pilih pending order dan type (pilih saja apa yang Anda kehendaki; buy limit atau sell limit, buy stop atau sell stop)


Stop Loss dan Take Profit

Jika anda ingin mengubah titik stop loss ataupun take profit, klik kanan pada Order yang hendak diubah, dan kemudian pilih “Modify or Delete Order”, klik copy as terlebih dahulu, Isikan nilai stop loss dan take profit dengan cara mengetikkannya langsung di kotak yang ada ataupun dengan menggunakan tombol panah atas atau bawah yang ada di sebelah kotak isian. Tekan tombol “Modify”. Kalau berhasil, angka pada kolom S/L dan T/P akan berubah sesuai dengan jumlah yang diisikan tadi. Posisi akan tertutup otomatis jika harga menyentuh stop loss atau take profit.

Close Position

Apabila Anda ingin menutup order secara manual walaupun belum mencapai titik take profit, Anda bisa melakukan klik kanan pada Order yang ingin ditutup, kemudian pilih “Close Order”. Klik aja...close.

Mengubah Tampilan Chart

Nah, agar tampilan lebih OK, pada mt4 coba klik kanan dan pilih properties, dari sini Anda bisa mengganti warna-warna kesukaan Anda, bisa dicoba-coba... dan terdapat pilihan common dibagian atas, silahkan centang pada grid di hilangkan dan centang pada separate period untuk membatasi chart antar hari.

Sudah dulu ya, ... panduan dan tutorial metatrader 4 ini saya anggap selesai.... alhamdulillah.

Senin, 04 Oktober 2010

RANGKUMAN DASAR-DASAR FOREX

Saya lagi di Solo nih... Banyak peserta pelatihan, pemula-pemula semua... Banyak yang belum kenal forex...(meski di jelaskan tetap aja sulit di pahami dalam waktu yang singkat), maka persembahan rangkuman dasar-dasar forex ini untuk temen-temen saya di SOLO, woke? Semoga dengan membaca dan memahami rangkuman ini menjadikan lebih paham untuk jenjang pelajaran selanjutnya. Untuk para trader lain yang udah mahir tentang dasar-dasar forex ini, lewat aja dech....!

Pendahuluan

FOREX (Foreign Exchange) atau yang lebih dikenal dengan Valuta Asing (Valas) adalah merupakan suatu jenis perdagangan yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan (mulai dari hari Senin pukul 05:00 sampai dengan hari Sabtu pukul 05:00 WIB/GMT +7)

Menurut survei BIS (Bank International for Settlement), yang dilakukan pada akhir tahun 2004, nilai transaksi pasar forex mencapai lebih dari US$ 1,4 Trilyun per harinya. Dan di tahun 2006, nilai transaksi pasar forex telah melebihi US$ 2 Trilyun per harinya. Dengan demikian, prospek investasi di perdagangan forex adalah sangat bagus , disamping itu forex juga sangat sulit untuk dapat dipermainkan pergerakan harganya oleh kalangan tertentu karena perputarannya yang sangat besar tersebut.

Mengingat tingkat likuiditas dan percepatan pergerakan harga yang tinggi tersebut, FOREX juga telah menjadi alternatif yang paling populer karena ROI (Return On Investment atau kembalinya nilai investasi yang telah kita tanam) serta profit yang akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan pada umumnya (biasanya rata-rata return berkisar lebih dari 5% - 20% per bulannya, bahkan bisa mencapai lebih dari 100% per bulannya untuk professional trader). Akibat pergerakan yang cepat tersebut, maka FOREX juga beresiko tinggi apabila anda tidak mempunyai pengetahuan yang cukup serta pengaturan manajemen resiko dengan baik.


Apa Yang Diperdagangkan Di Forex ?

Jawabannya adalah Mata Uang. Forex Trading adalah memperjual-belikan mata uang yang satu terhadap mata uang yang lainnya. Dan biasanya menggunakan mata uang yang umum di dunia seperti USD, JPY, GBP, EUR, CHF, AUD, dan lain lain.
Contoh:

* BUY GBP/USD yang artinya membeli mata uang Poundsterling dan menjual mata uang US Dollar.
* BUY USD/JPY yang artinya membeli mata uang US Dollar dan menjual mata uang Jepang Yen.
* SELL GBP/JPY yang artinya menjual mata uang Poundsterling dan membeli mata uang Jepang Yen.


Pergerakan kurs harga di Forex dinamakan Point atau biasa disebut dengan Pip.

Contoh:
Pergerakan Mata Uang USD/JPY dari 118.00 ke 117.94 berarti bergerak sebesar 6 pip
Pergerakan Mata Uang GBP/USD dari 1.9030 ke 1.9120 berarti bergerak 90 pip.


Bagaimana Cara Kerja Forex?

Di pasar valas (forex) ini kita bisa membeli ataupun menjual berbagai mata uang untuk mendapatkan keuntungan, dan Trading Forex bersifat “2 Ways Opportunity”, yaitu kita bisa meraih keuntungan dengan memanfaatkan order Buy ataupun Sell.

Jika kita meng-order dengan Buy dan kemudian harga kurs mata uangnya meningkat maka kita akan mendapatkan Profit, dan begitu pula dengan sebaliknya.
Jika kita order Sell, maka bila harganya menurun maka kita akan mendapatkan Profit. Tetapi jika kita meng-order dengan Buy dan kemudian harganya menurun maka kita akan menderita Loss (kerugian).

Profit ataupun Loss jika tidak kita tutup posisinya (diclose/diliquid) maka posisi order kita masih dianggap mengambang (floating) atau belum direalisasikan, sehingga dapat memungkinan terjadinya balik arah.

Misalkan seorang Trader memasang perintah Buy dan kemudian ternyata harganya menurun, tetapi masih belum ditutup posisinya (belum diclose), maka Trader tersebut masih menderita floating loss, dan bila kemudian ternyata kurs harganya kembali naik melebihi posisi semula tadi maka Trader tersebut akan mendapatkan floating profit, dan bila open posisi yang floating profit tersebut ditutup (diclose) maka floating profit tersebut barulah akan direalisasikan menjadi profit yang sesungguhnya dan nyata.


BUY jika mengharapkan kurs harganya menjadi naik untuk mendapatkan Profit
SELL jika mengharapkan kurs harganya menjadi turun untuk mendapatkan Profit


Contoh:
Misalkan seorang trader membeli 10,000 EURO (EUR) dibanding US Dollar (USD) di awal tahun 2001 ketika harga EUR/USD saat itu adalah 0.9600. Berarti trader membeli 10,000 EURO dan menjual 9,600 US Dollarnya.

Dan ketika pada tahun 2003 bulan Mei, Trader tersebut menjual kembali 10,000 EUROnya untuk dibelikan ke US Dollar lagi dengan rate EUR/USD saat itu adalah 1.1800. Maka Trader tersebut akan memperoleh 11,800 US Dollar dari penjualan 10,000 EUROnya.

Dari contoh diatas, maka Trader tersebut akan mendapatkan keuntungan (profit) sebesar : 11,800 – 9,600 = US$2,200

Posisi Jual (Sell) sering disebut juga dengan istilah Bid ataupun Short, sedangkan Beli (Buy) sering disebut dengan istilah Ask ataupun Long.

Spread Jual Beli

Spread adalah selisih perbedaan kurs harga Jual dan Beli. Harga kurs Jual (Bid) selalu lebih rendah daripada harga Beli (Ask).

Contoh :
EUR/USD=
Bid Ask
1.3000 1.3002

Contoh diatas adalah menandakan spread harga Jual dan Beli dari EUR/USD yang sebesar 2 pip (atau 2 point).

Maksud dari spread ini adalah untuk menandakan selisih harga jual dan beli kita, yang dimana apabila jika kita meng-order dengan Bid maka selanjutnya kita harus melihat harga Ask nya untuk mengkalkulasi profit ataupun loss kita, dan begitu pula sebaliknya.

Jadi misalkan kita mengorder dengan Bid di angka 1.3000 (Bid (jual) berarti jika harganya turun maka kita akan mendapatkan profit) setelah itu kita melihatnya kemudian dari angka yang Asknya, sehingga apabila kemudian harga Ask nya turun lebih kecil daripada 1.3000 maka kita akan mendapatkan profit

Contoh :
Jam 6 sore untuk posisi EUR/USD=
Bid Ask
1.3000 1.3002
(Di saat tersebut kita order Bid di angka 1.3000)

Jam 7 sore posisi EUR/USD berubah =
Bid Ask
1.2986 1.2988
(Di saat ini kita close posisi kita yg dari 1.3000 di angka 1.2988)

Di contoh ini , kita akan mendapatkan profit sebesar 1.3000 – 1.2988 = 12 pip

Bila kita order dengan Bid, dan kemudian jika angka Ask-nya bergerak turun lebih kecil daripada angka Bid kita yang semula, maka kita akan mendapatkan Profit. Bila kita order dengan Ask, dan kemudian jika angka Bid-nya bergerak naik melebihi angka Ask kita yang semula, maka kita akan mendapatkan Profit.

Nilai Pergerakan per Pip (Point)

Untuk Trading Forex yang terhadap US Dollar tersebut terdapat 2 macam jenis currency utama yang umum diperdagangkan yaitu yang berjenis Direct dan Indirect.

Contoh:

* Direct : GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dll (Nilai mata uang lebih besar dari US Dollar)
* Indirect : USD/JPY, USD/CHF, dll ( Nilai mata uang yg lebih kecil dari US Dollar)

Nilai per Pip nya yaitu :

Untuk mata uang yang Direct:
Per pointnya bernilai $10 (untuk penggunaan sebanyak 1 lot regular), sedangkan untuk penggunaan 0.2 lot nilainya adalah $2 per Pipnya, dan jika anda profit 15 point di EUR/USD dengan penggunaan 0.1 lot itu berarti = profit $15

Untuk mata uang yang Indirect:
Per pointnya bernilai sekitar $7 sampai $9 tergantung kursnya saat itu (untuk penggunaan sebanyak 1 lot), sedangkan untuk penggunaan 0.2 lot nilainya berkisar $1.4 sampai $1.8 per Pipnya, dan jika anda profit 15 point di USD/JPY dengan penggunaan 0.1 lot itu berarti = profit sekitar $12


Cara Menghitung Profit / Loss

Contoh: Semisal kita memulai trading Forex ini dengan modal awal (Margin In) sebesar US$ 5000, kemudian cara hitungan transaksi kita adalah:

Untuk mata uang Direct :
Misalkan kita transaksi dengan modal $5000 di sebanyak 1 lot regular (atau quantity contract sizenya $100,000) dan kita melakukan Buy di EUR/USD di posisi 1.2000 dan kemudian diclose untuk take profit di posisi 1.2010, maka kita akan profit sebesar = (1.2010 - 1.2000 ) x 1 lot x 100000 = $100 (profit)
atau sebaliknya kalau loss juga sama hitungannya

Untuk mata uang Indirect:
Misal kita bertransaksi dengan modal $5000 di sebanyak 1 lot regular (atau quantity contract sizenya $100,000) dan kita melakukan Sell di USD/JPY di posisi 110.10 dan kemudian diclose untuk take profit di posisi 110.00, maka kita akan profit sebesar
= ((110.10 - 110.00 ) x 1 lot x 100000) / posisi close 110.00 = $90.91 (profit)

Atau sebaliknya kalau loss juga sama hitungannya.

Saya Tidak Mempunyai Cukup Uang Untuk Membeli 10,000 EURO?


Di Trading Forex On-Line, dikenal istilah Margin (jaminan), yang dimana maksud dari margin adalah seperti daya ungkit atau Leverage.

Pengertian Margin, Leverage dan Contract Size

Fungsi dari Margin dan Leverage ini dapat membuat anda tidak perlu bermodalkan 10,000 EURO untuk bisa membeli 10,000 EURO tersebut, tetapi cukup dengan jaminan modal sebesar sekitar 100 EURO saja maka anda sudah bisa bertransaksi di sejumlah 10,000 EURO

Misal jika Anda ingin bertransaksi di mata uang USD/JPY sebanyak $10,000. Di Trading Forex On-Line anda tidak perlu membutuhkan modal sebanyak $10,000 untuk bisa bertransaksi di jumlah tersebut. Karena di Forex jenis modern ini anda bisa meminjam kepada bursa sebanyak $10,000 untuk digunakan bertransaksi, dan untuk pinjaman sebesar itu anda cukup memberikan jaminan sebanyak $100 saja kepada bursa.

Jadi ibaratnya seperti anda meminjam uang sebanyak $10,000 tetapi anda cukup menjaminkan aset anda sejumlah $100 saja.
Dan bila nanti order anda tersebut sudah selesai diclose maka margin (jaminan) tersebut akan dikembalikan ke account portfolio anda lagi secara utuh.

CATATAN: Besarnya pinjaman tersebut (dalam contoh diatas yang $10,000) disebut dengan istilah Contract Size atau Quantity.
Di bursa Luar, satuan transaksi untuk 1 Lot Reguler adalah US$ 100,000


Pada umumnya leverage yang diberikan di Trading Forex Modern yaitu 1:100 atau dalam arti hanya membutuhkan 1% margin (jaminan) saja. Sehingga jika anda ingin membeli US Dollar terhadap Jepang Yen (USD/JPY) sebanyak $10,000 maka anda cukup memberikan margin (jaminan) sebesar 1% nya saja dari $10,000 tersebut yaitu $100. Dan anda bisa bertransaksi seperti seolah-olah anda membeli bank note valas dengan modal $10,000 di bank atau money changer, padahal sebenarnya anda cukup mengeluarkan modal jaminan $100 saja.

Fungsi dari 1:100 tersebut seperti daya ungkit anda yang bisa menaikkan kekuatan transaksi anda sampai sekitar 100x lipatnya, jadi semisal dengan margin $200 maka anda bisa bertransaksi maximal di jumlah $200 x 100 = $20,000

Bagaimana bila saya ingin bertransaksi di kelipatan lebih dari 100x ?

Anda bisa bertransaksi dengan kelipatan hingga 1000x lipatnya (leverage 1:1000) yaitu artinya jika anda ingin bertransaksi maka anda cukup menjaminkan sebanyak 0.1% nya dari jumlah yang ingin ditradingkan. (lihat contoh-contoh dibawah)

Cara menghitung margin dengan leverage
Contoh:

* - leverage 1:100 maka berarti (1/100) x100% = 1%
* - leverage 1:500 maka berarti (1/500) x100% = 0.2%
* - leverage 1:1000 maka berarti (1/1000) x100% = 0.1%

Cara Menghitung Margin (Jaminan)

Pada umumnya:
1 lot = quantity contract size $100,000 (regular),
0.1 lot = quantity contract size $10,000 (mini)
(bisa anda tanyakan kepada broker anda akan besarnya quantity contract size pada satuan lotnya)

Untuk mata uang yang Indirect (USD/JPY,USD/CHF, dll)
Maka cara perhitungan margin jaminannya yaitu :
Margin= Jumlah Lot x 100000 x %margin (untuk yang memakai satuan Lot), atau Margin= Quantity Contract Size x %margin (untuk yang memakai satuan Quantity)

Contoh 1:
Anda melakukan order BUY di mata uang USD/JPY sebanyak 1 lot dengan leverage 1:100, maka perhitungan marginnya yaitu :
Margin = 1 x 100000 x 1% = $1000

Contoh 2:
Anda melakukan order SELL di mata uang USD/CHF sebanyak 0.3 lot dengan leverage 1:200, maka perhitungan marginnya yaitu :
Margin = 0.3 x 100000 x 0.5% = $150

Untuk mata uang yang Direct (EUR/USD, GBP/USD, dll)
Maka cara perhitungan margin jaminannya harus dijadikan ke kurs US Dollar dahulu, yaitu dengan cara :

Margin= Jumlah Lot x 100000 x %margin x Harga quote kurs saat itu (untuk satuan Lot), atau
Margin= Quantity Contract Size x %margin x Harga quote kurs saat itu (untuk satuan Quantity)

Contoh 1:
Anda melakukan order BUY (Ask) di mata uang EUR/USD sebanyak 1 lot dengan leverage 1:100 dan harga kurs Bid/Ask-nya saat itu adalah 1.2998/1.3000, maka perhitungan marginnya yaitu :
Margin= 1 x 100000 x 1% x 1.3000 = $1300

Contoh 2:
Anda melakukan order SELL (Bid) di mata uang GBP/USD sebanyak 0.2 lot dengan leverage 1:500 dan harga kurs Bid/Ask-nya saat itu adalah 1.9010/1.9014, maka perhitungan marginnya yaitu :
Margin= 0.2 x 100000 x 0.2% x 1.9010 = $76

Gambaran leverage adalah sebagai berikut:

Saya langsung ambil contoh aja biar gampang dipahami yaa... Smiley Apabila leverage yang ditetapkan sebuah broker adalah 100:1, artinya kita hanya harus menggunakan dana sebesar $1 untuk bertransaksi sebesar $100. Jadi apabila kita memiliki dana deposit sebesar $5 di broker tersebut, maka $1 ditempatkan sebagai used margin untuk transaksi sebesar $100 tersebut, sedangkan sisanya ($4) menjadi cadangan apabila transaski yang kita lakukan mengalami kerugian. Jadi, setiap kerugian yang mungkin kita alami dari setiap transaksi yang kita lakukan akan otomatis mengurangi sisa dana dari yang kita tempatkan tersebut. Itulah mengapa kita mengenal istilah Margin Call. Margin Call terjadi apabila sisa dana kita di broker terkuras habis oleh kerugian yang kita alami dan transaksi kita otomatis tertutup (ter-closed).

Leverage sering diibaratkan sebagai daya ungkit. Maksudnya, dengan adanya leverage, maka kemampuan kita melakukan transaksi akan berlipat-lipat. Bayangkan, untuk melakukan transaksi sebesar $100, kita cukup menempatkan $1 sebagai used margin. Itu jika berlaku leverage sebesar 100:1. Banyak broker yang menawarkan leverage sebesar 500:1, bahkan 1.000:1 yang berarti kita cukup menempatkan $1 untuk transaksi sebesar $1.000 ! Woow… bukankah itu fantastic.?

Hitung-hitungan leverage hubungannya dengan ketahanan pips

contohnya begini..
misalkan margin saya 100 $ dan trading dengan 10% dari total margin saya.
berapa point kah ketahanan margin saya jika menggunakan leverage 1:100...?
dan berapa point kah ketahanan margin saya jika menggunakan leverage

1:1000...?
hehe.
Pasangan mata uang EUR/USD yang digunakan selama konversi: EURUSD: 1.4505

Bila menggunakan 1:100
Margin: 14.51 USD
Keuntungan pip: 0.10 USD

Kalo modal $100 dengan leverage 1:100 anggap OP dengan modal $10 di EURUSD

dengan margin $14.51 .. setiap 1 Pip = 0.1 $ berarti ketahanannya ya Free

Margin yang $100 - $14.51 / 0.1$ = sekitar 985 pips .
Margin: 87.10 USD, Keuntungan pip: 0.60 USD. Bisa OP 0.06 tetapi ketahanan

cuma belasan pips

Bila menggunakan 1:1000
Keuntungan pip: 0.10 USD
Kalo modal $100 dengan leverage 1:1000 anggap OP dengan modal $10 di

EURUSD dengan margin $14.51 .. setiap 1 Pip = 0.1 $ berarti ketahanannya

ya Free Margin yang $100 - $14.51 / 0.1$ = sekitar 998 pips .

Margin: 8.70 USD, Keuntungan pip: 0.60 USD. Bisa OP 0.06 Free Margin yang

$100 - $8.70 / 0.6$ = sekitar 998 pips . Ketahanan sekitar 150 pips.

Menurut saya lebih baik menggunakan leverage besar, tetapi tetap

menggunakan money managenment yang baik.
 

Bagaimana jika dengan leverage besar?
Sebenarnya apabila disiplin dan Money Management kita bagus, leverage yang besar sangat menguntungkan sekali. Jadi kita bisa ambil Lot sebesar mungkin.
Tapi terkadang malah jadi bumerang buat kita sendiri.
Contohnya begini:

Jika kita punya Balance $100

Apabila kita pakai leverage 1:500 maka kita bisa buka lot di GU sampai dengan 0.3 lot ( asumsi harga di 1.5000 ) dengan margin requirement sebesar $200 x 1.5 x 0.3 = $90
Sementara itu Margin Call adalah 5% dari $90 = $4.5
(asumsi Margin Call = 5% sebab ada yg minta Margin Call = 100% di ECNPro)
Dengan demikian tahanan kita adalah ($100-$4.5) / $3 = 31 Pips.
Sangat riskan banget. Kadang kalo kita serakah malah bisa MC. Tapi kalo pas untung yah bisa dapet profit yang lebih gede karena lot yg dibuka lebih gede.

Apabila kita pake leverage 1:200 maka kita bisa buka lot di GU hanya 0.1 lot ( asumsi harga di 1.5000 ) dengan margin requirement sebesar $500 x 1.5 x 0.1 = $75 dan Margin Call adalah 5% dari $75 = $3.75
Dengan demikian tahanan kita adalah ($100-$3.75)/$1 = 96 Pips
Jadi bisa dikatakan jauh lebih aman dalam menahan laju drawdown ( apabila salah posisi ). Akan tetapi profitnya jauh lebih kecil dari yang sebelumnya karena lot yang bisa dibuka pun jauh lebih kecil.

Kalo soal profit itu tergantung oleh Pair dan Lot nya aja.
Apabila di Pair, Lot, dan Pips yang dihasilkan sama maka profitnya pun sama.
Yang membatasi pada perbedaan Leverage hanya jumlah lot yang bisa dibuka aja dan otomatis Tahanannya juga Bro.

Untuk memahami margin, kita harus memahami perhitungan Lot Smiley
Seperti yang sudah kita ketahui, umumnya 1 lot = quantity contract size $100,000 dan 0.1 lot = quantity contract size $10,000.Untuk lebih pastinya sih, kita bisa menanyakan kepada broker tempat kita ber-trading.

Selanjutnya, untuk mata uang yang base currencynya adalah USD (USD/…) seperti misalnya USD/JPY, USD/CHF, dll, perhitungan margin jaminannya adalah sebagai berikut:

Margin = Jumlah Lot x 100,000 x %margin
(untuk yang memakai satuan Lot)
atau
Margin = Quantity Contract Size x %margin
(untuk yang memakai satuan Quantity)

Contoh 1:
Kita melakukan open buy di mata uang USD/JPY sebanyak 1 lot dengan leverage 1:100 maka, perhitungan margin adalah sebagai berikut:
Margin = 1 x 100,000 x 1% = $1000

Contoh 2:
Kita melakukan open sell di mata uang USD/CHF sebanyak 0.3 lot dengan leverage 1:200 maka, perhitungan marginnya adalah:
Margin = 0.3 x 100,000 x 0.5% = $150

Sedangkan untuk mata uang yang quotation currencynya adalah USD (…/USD) seperti misalnya  EUR/USD, GBP/USD, dll, maka,perhitungan margin jaminannya adalah:

Margin = Jumlah Lot x 100,000 x %margin x Harga quote
(untuk yang memakai satuan Lot)
atau
Margin = Quantity Contract Size x %margin x Harga quote
(untuk yang memakai satuan Quantity)

Contoh 1:
Kita melakukan order buy (Ask) di mata uang EUR/USD sebanyak 1 lot dengan leverage 1:100 dan harga kurs Bid/Ask-nya saat itu adalah 1.2998/1.3000 maka, perhitungan marginnya yaitu :
Margin = 1 x 100,000 x 1% x 1.3000 = $1300

Contoh 2:
Kita melakukan order sell (Bid) di mata uang GBP/USD sebanyak 0.2 lot dengan leverage 1:500 dan harga kurs Bid/Ask-nya saat itu adalah 1.9010/1.9014 maka, perhitungan marginnya yaitu :
Margin = 0.2 x 100,000 x 0.2% x 1.9010 = $76

Margin dan Leverage

Adanya margin dan leverage memungkinkan kita untuk tidak perlu bermodalkan 10,000 Euro untuk bisa membeli 10,000 Euro tersebut, tetapi cukup dengan jaminan modal sebesar sekitar 100 Euro saja maka, sudah bisa bertransaksi sejumlah 10,000 Euro.

Contoh:
Misalnya kita ingin bertransaksi di pasangan mata uang USD/JPY sebanyak $10,000. Di pasar forex modern, kita tidak perlu harus memiliki modal sebanyak $10,000 untuk bisa bertransaksi sejumlah tersebut, melainkan cukup dengan menjaminkan modal sebesar $100 saja (dengan leverage 1:100). Tentu saja selain modal yang digunakan sebagai jaminan tersebut, kita masih harus menyisakan margin (sebagai available margin) untuk menahan loss apabila transaksi yang kita lakukan ternyata mengalami floating negatif. Nah, apabila open trade telah selesai (di close) maka margin (jaminan) tersebut akan dikembalikan ke account kita lagi secara utuh.

Besarnya leverage yang ditawarkan oleh masing-masing broker bervariasi antara 1:100 sampai 1:1.000
Leverage di sini berfungsi seperti halnya daya ungkit, yang bisa menaikkan kekuatan transaksi anda sampai sekitar 100x lipatnya (untuk leverage 1:100). Jadi dengan margin $200 maka anda bisa ber-trading maximal di jumlah $200 x 100 = $20,000.

Cara menghitung margin dengan leverage
Contoh:
•   leverage 1:100 maka berarti (1/100)x100% = 1%
•   leverage 1:200 maka berarti (1/200)x100% = 0.5%
•   leverage 1:500 maka berarti (1/500)x100% = 0.2%

Margin Call

Margin call adalah suatu keadaan dimana open posisi kita sudah tidak memungkinkan untuk diteruskan lagi karena cash equity kita yang menipis (available margin habis), sehingga tidak bisa lagi menahan loss yang diakibatkan oleh transaksi yang kita lakukan sehingga posisi akan ter-closed secara otomatis oleh system.

Apabila kita mengalami Margin Call, itu artinya modal di account kita habis dan hanya tersisa “bekas” used margin.

Margin Call ini bisa dikatakan sebagai mimpi buruk bagi trader, oleh karena itu kita perlu mengetahui ketahanan margin kita sebelum melakukan open position Smiley

Contoh perhitungan  margin call adalah sebagai berikut:

Misal modal awal kita adalah $1,000 dan telah melakukan open sell 0.2 lot di GBP/USD dengan leverage 1:500 seperti contoh no.2 diatas maka, margin (jaminan) yang digunakan adalah $76 (0.2 x 100,000 x 0.2% x 1.9010 = $76). Dan sisa modal balance kita (cash equity) setelah dipotong oleh margin jaminan maka, akan menjadi $1000 - $76 = $924 Karena kita menggunakan 0.2 lot maka, nilai pergerakan per pip nya menjadi $2 dan sisa modal yang sebesar $924 tersebut akan sanggup menahan loss hingga $924 / $2 = 462 point. Jadi, apabila loss melebihi tahanan tersebut (minus 462 point), akan terjadilah Margin Call.

Margin Requirement
Ketika Anda bertanya tentang margin ke salah satu broker, kemudian Anda mendapat jawaban:
Leverage 1:500 , Margin : 200
Leverage 1:400 , Margin : 250
Leverage 1:200 , Margin : 500

Apa maksudnya, Bro!
Sebenarnya dalam FOREX yang diperdagangkan adalah per $100.000
Inilah yang dimaksud leverage 1:1 dimana 1 Lot =$100.000
Akan tetapi untuk memudahkan orang dalam bertransaksi, kita dimudahkan dengan adanya leverage. Jadi untuk bertransaksi $100.000 kita tidak perlu menyiapkan dana $100.000. Secara logikanya kita hanya menitipkan dana kita untuk menanggung kerugian apabila kita RUGI.

Tiap-tiap broker memiliki kebijaksanaan masing-masing dalam persyaratan dana minimum yang wajib disediakan untuk membuka 1 transaksi.
Misalkan 1:200 artinya kita wajib menyediakan $100.000/200 = $500
1:500 artinya kita wajib menyediakan $100.000/500 = $200
Nah itu adalah dana minimum untuk membuka 1 Lot pada Pair yang Main Pairnya adalah USD ( USD nya ada di depan ), misalkan : USDJPY, USDCHF,dst

Namun untuk Pair yang USD di belakang (Direct Pair) seperti GBPUSD, EURUSD, dst margin yang diperlukan untuk membuka 1 Lot dikalikan dengan harga pembukaannya.
Misalkan untuk Leverage 1:500 pada harga 1.5000 kita memerlukan Margin minimal sebesar $200 x 1.5000 = $300 /Lot

Apabila matauangnya Cross Pair, faktor perkaliannya adalah harga Direct Pair pada Main Pair nya. Seperti misalkan GBP/JPY, acuannya adalah harga GBPUSD. Jadi pada dasarnya Margin Requirement untuk GBPJPY = GBPUSD, EURCHF = EURUSD , dst

Bagaimana Perhitungan profitnya?
Perhitungan Profitnya beda.
Untuk Mata Uang Direct : (yang USD nya di belakang, contoh : EUR/USD , GBP/USD)
RUMUS: pergerakan pips x lot x 0.0001 x 100,000
Contoh: Buy 1 lot EUR/USD dari 1.3000 ke 1.3008 = 8 pips
8 pips x 1 x $10 = $80

Untuk Mata Uang Indirect : (yang USD nya di depan, contoh: USD/JPY , USD/CHF)
RUMUS:(harga open – harga close) x lot x 100,000 / close price
Contoh : Sell 0.2 lot USD/JPY dari 122.12 ke 121.08
((122.12 – 121.08) x 0.2 x 100,000) / 121.08 = $171.78

Untuk Mata Uang Cross Rate UMUM: (yang tidak diperbandingkan dengan USD, contoh: GBP/JPY, EUR/GBP)
RUMUS:
Jika Counter Currencynya berjenis Direct = Lot x 0.0001 x 100,000 x pergerakan pointnya
Jika Counter Currencynya berjenis Indirect = ((harga open – harga close) x lot x 100,000) / close price counter currencynya saat itu

Contoh (untuk jenis Indirect):
Sell 0.3 lot GBP/JPY dari 242.85 ke 242.50 (mata uang counternya (yang dibelakang) adalah JPY --> Indirect).
242.85 ke 242.50 = 35 pips (dan harga USD/JPY saat itu di 119.15)
((242.85 – 242.50) x 0.3 x 100,000) / 119.15 = $88.12

Contoh (untuk jenis Direct):
Buy 0.2 lot EUR/GBP dari 0.6700 ke 0.6725, dan GBP/USD saat itu = 1.9980 (counternya adalah GBP --> Direct) ,
maka 0.6700 ke 0.6725 = 25 pips 0.2 x 0.0001 x 100,000 x 1.9980 x 25 pips = $99.9

Margin Call
Margin Call yaitu suatu keadaan yang dimana open posisi anda sudah tidak memungkinkan untuk diteruskan lagi karena Cash Equity anda yang menipis, sehingga bisa mengakibatkan Total Loss.

Jangan sampai trading anda mencapai Margin Call,
oleh karena itu perhatikan ketahanan point anda !!


Perhitungan Margin Call yang Umum.

Contoh :
Misalkan modal awal anda adalah $1000 dan anda melakukan order SELL 0.2 lot di GBP/USD seperti contoh no.2 diatas. Maka margin (jaminan) yang digunakan adalah $76. Dan sisa modal balance anda (cash equity) setelah dipotong oleh margin jaminan maka akan menjadi $1000 - $76 = $924 .

Dan karena anda menggunakan 0.2 lot, maka nilai pergerakan per pip nya menjadi $2, dan dengan sisa modal yang sebesar $924 tersebut maka anda akan sanggup menahan loss hingga $924 / $2 = 462 point. Sehingga bila loss anda melebihi tahanan tersebut (minus 462 point) maka open posisi anda akan otomatis diclose oleh system, karena untuk menghindari cash equity balance anda menjadi semakin negatif, dan ini dinamakan dengan terkena Margin Call

Sehingga margin call itu berarti jika cash equity anda sampai turun (akibat loss) dibawah margin yang dijaminkan maka anda akan terkena margin call, dan open posisi anda akan diclose secara paksa dan otomatis oleh sistem.

Perhitungan Margin Call di System Online.

Yaitu apabila Margin Level anda (di kolom menu Terminal – Trade) mencapai di bawah 5% maka anda akan terkena margin call, dan Open Posisi anda akan otomatis ditutup satu persatu-satu oleh system, dan posisi yang ditutup adalah berurutan dimulai dari posisi yang paling tidak menguntungkan.

Anda juga tidak dapat order jika Free Margin anda tidak mencukupi untuk quantity lot yang ingin anda order. Oleh karena itu sesuaikan penggunaan lotnya dengan kekuatan modal dan margin anda, dan perhitungkan pula aspek Margin Call.


Macam-Macam Perintah Order (Order Type)

Di Trading Forex terdapat beberapa tipe perintah order untuk melaksanakan transaksi anda, dan perintah order ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1. Instant Executions: Yaitu order yang dilaksanakan di saat itu juga di harga sekarang di market (Running Prices Quote). Dan instant executions terdiri dari perintah order Buy dan Sell di market.
2. Pending Orders: Yaitu order yang akan terlaksana jika menyentuh suatu titik harga tertentu (ibaratnya seperti membooking posisi tempat terlebih dahulu)

Pending order dibagi menjadi 4 jenis yaitu :

BUY STOP: Memasang (dengan membooking) BUY diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar grafik dapat bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit

SELL STOP: Memasang (dengan membooking) SELL dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar grafik dapat bergerak turun lagi supaya profit.

BUY LIMIT: Memasang (dengan membooking) BUY dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak naik supaya profit.

SELL LIMIT: Memasang (dengan membooking) SELL diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak turun supaya profit.

Disamping perintah-perintah order diatas, di Trading Forex juga terdapat istilah-istilah berikut untuk pelaksanaan order anda.

Take Profit (TP) : Yaitu untuk target profit anda
Stop Loss (SL) : Yaitu untuk membatasi kerugian anda (cut loss)
SL sebaiknya dipasang di setiap order anda, karena untuk membatasi kerugian anda agar tidak semakin terpuruk jika open posisi anda terkena loss.

Fasilitas Trailing Stop
Trailing Stop yaitu suatu fasilitas yang dimana berguna untuk melindungi profit anda dari kerugian dengan cara menaikkan stop-lossnya setahap demi setahap secara otomatis.

Contoh Trailing Stop :
Anda melakukan order open BUY di GBP/USD pada harga 1.8500. Dan kemudian harga bergerak naik hingga ke 1.8530, tetapi belum anda close karena anda ingin mendapatkan profit lebih maximal lagi, sehingga untuk melindungi agar profit anda tersebut tidak berbalik menjadi loss atau negatif maka anda bisa men-set perintah Trailing Stop ini.

Misalkan anda set Trailing Stopnya dengan 20 pips, maka berarti stop loss anda akan diatur di jarak 20 pips dari running yang sedang berjalan dan akan naik bertahap sesuai dengan profit anda.

Dalam contoh ini di angka 1.8510 (1.8530 – 20 pips), dan jika harga masih bergerak naik ke arah 1.8570 maka stop-loss anda akan naik juga ke 1.8550 (1.8570 – 20 pips). Sehingga ketika harga dari 1.8570 tersebut berbalik turun maka stop loss anda tidak akan ikut turun, dan kemudian jika turun terus dan menyentuh ke 1.8550 maka posisi anda akan diclose otomatis dengan hasil profit 50 pips (1.8550 – 1.8500). Jadi dengan Trailing Stop maka profit anda bisa lebih maximal tanpa anda harus kuatir berbalik menjadi loss.

CATATAN:
Perintah transaksi diatas dapat anda modifikasi ordernya secara mudah, yang dimana jika anda pengguna software MetaTrader dapat anda modifikasi dengan cara klik kanan di posisi order anda tersebut yang sudah terlaksana (di menu terminal di bagian bawah), setelah itu pilih “Modify Order”. Dan bila anda ingin order posisi baru dapat menekan tombol F9 pada keyboard anda. Dan untuk bantuan Help dapat menekan tombol F1.


Grafik (Chart)

Di Trading Forex dilengkapi pula dengan grafik pergerakan harga yang biasa disebut dengan Charting, dan Charting dapat pula dilengkapi dengan indicator-indicator yang dimana berguna untuk analisis secara teknikal. Untuk pengguna software MetaTrader dapat meng-klik kanan mouse anda di posisi grafik untuk memunculkan indikatornya.

Disamping itu grafik dapat pula diset pembacaannya berdasarkan dari jeda waktu permenit, per-jam, per-hari, per-minggu, dan bahkan per-bulan. Sehingga dapat anda gunakan untuk analisa anda secara historical maupun acuan trading anda. Dan dengan grafik dapat mempermudah pembacaan pergerakan harga dari tiap-tiap mata uang.

Bila anda pengguna software MetaTrader, anda dapat memunculkan grafik dari mata uang yang anda inginkan dengan cara klik kanan di quote harga mata uangnya (di menu window sebelah kiri), setelah itu pilih Chart Window. Sedangkan untuk pengguna platform lain silahkan menghubungi pihak vendor ataupun brokernya untuk caranya.

Arti pergerakan grafiknya:

Untuk mata uang Indirect (USD/JPY, USD/CHF, dll)

* Bila grafiknya bergerak naik, hal tersebut menunjukkan mata uang USD sebagai basenya sedang dalam keadaan menguat dan mata uang pembandingnya (contoh: JPY, CHF) adalah kebalikannya yaitu melemah.
Sehingga bila grafik USD/JPY bergerak naik itu berarti mata uang Jepang Yen sedang melemah terhadap US Dollar dan US Dollar sedang menguat terhadap mata uang Jepang Yen.
* Bila grafiknya bergerak turun, hal tersebut menunjukkan mata uang USD sebagai basenya sedang dalam keadaan melemah dan mata uang pembandingnya (contoh: JPY, CHF) adalah kebalikannya yaitu menguat.
Sehingga bila grafik USD/CHF bergerak turun itu berarti mata uang Swiss Franc sedang menguat terhadap US Dollar dan US Dollar sedang melemah terhadap mata uang Swiss Franc.


Untuk mata uang Direct (EUR/USD, GBP/USD, dll)

* Bila grafiknya bergerak naik, hal tersebut menunjukkan mata uang USD sedang dalam keadaan melemah dan mata uang basenya (contoh: EUR, GBP) adalah kebalikannya yaitu menguat.
Sehingga bila grafik GBP/USD bergerak naik itu berarti mata uang US Dollar sedang melemah terhadap Poundsterling, dan Poundsterling sedang menguat terhadap mata uang US Dollar.
* Bila grafiknya bergerak turun, hal tersebut menunjukkan mata uang USD sedang dalam keadaan menguat dan mata uang basenya (contoh: EUR, GBP) adalah kebalikannya yaitu melemah.
Sehingga bila grafik EUR/USD bergerak turun itu berarti mata uang US Dollar sedang menguat terhadap Euro, dan Euro sedang melemah terhadap mata uang US Dollar.


Bunga (Interest) atau Rollover / Swap / Premium

Di Forex juga terdapat bunga (Overnight Interest) bila open posisi anda sampai menginap lebih dari 1 hari (melewati sekitar jam 4 pagi WIB (GMT+7)). Dan bunga di forex ada yang positif dan ada pula yang negatif.

Bila anda terkena bunga positif maka open posisi anda akan mendapatkan tambahan cash setiap harinya, tetapi bila anda terkena bunga negatif maka cash equity anda dapat berkurang oleh bunga yang negatif tersebut sampai open posisi anda tersebut diclose.

Keterangan :
Bunga positif dan negatif ditentukan dari jenis transaksi anda (Buy atau Sell) dan juga
suku bunga dari mata uang negara yang bersangkutan, sehingga jika terjadi perubahan
suku bunga dari suatu negara maka juga berakibat pada perubahan bunga overnight.

Untuk perhitungan bunga overnight ini silahkan anda menghubungi pihak perusahaan broker anda masing-masing, karena tiap-tiap perusahaan mempunyai aturan bunga yang berbeda-beda.

Perlu diperhatikan, bahwa hari sabtu, minggu dan hari libur bunga tetap dihitung, oleh karena itu harus anda perhatikan perhitungannya. Dan bunga dihitung dari quantity contract size anda dan bukan dari modal anda.

Tetapi ingat!....
Saya (sebagai muslim) tidak menganjurkan Anda memilih broker yang mengenakan sistem bunga ini... Harus di hindari, pilihlah broker yang tanpa swap...wokey?

TIPS:
Fasilitas Bunga Overnight ini dapat anda jadikan pula sebagai alternatif anda di dalam trading Forex, sehingga selain memperjual-belikan mata uang, anda juga dapat meraup keuntungan dari penggunaan bunga-bunga yang positif tersebut dengan suatu trik tertentu.

Hedging / Locking: Yaitu membuka suatu open order new Buy dan new Sell di mata uang yang sama dan tanpa diclose salah satu posisinya, teknik ini digunakan untuk mengunci posisi anda yang dimana biasanya digunakan untuk mengunci posisi yang sedang floating loss.
Contoh : Anda open order Buy EUR/USD di posisi 1.3000 dan kemudian anda menderita loss hingga 50 point (turun ke 1.2950) kemudian di posisi 1.2950 tersebut anda kunci (hedging) dengan cara open order Sell baru di 1.2950 pada EUR/USD lagi. Sehingga dengan cara ini maka loss anda akan tetap floating -50 point terus, sampai nanti salah satu atau kedua posisi hedging tersebut anda close. Jadi meskipun harganya turun terus ke arah 1.2500 pun posisi loss anda tetap -50 point.
Disamping itu hedging dapat pula digunakan untuk variasi teknik trading anda.


ISTILAH-ISTILAH UMUM DI FOREX

* Hectic / Fast Market: Yaitu pergerakan market yang sangat signifikan dan dapat menyebabkan harga bergerak sangat cepat dan terjadi lompatan harga. Hal ini biasanya disebabkan oleh berita penting ataupun hal-hal lain yang dapat menyebabkan pergerakan yang sangat tinggi di bursa.
* Titik Resistance: Titik harga dimana harga akan sulit menembus batas level atas tertentu, tetapi apabila titik ini tertembus biasanya harga akan dapat melonjak naik lagi hingga menjumpai titik resistance berikutnya.
* Titik Support: Titik harga dimana harga akan sulit menembus batas level bawah tertentu, tetapi apabila titik ini tertembus biasanya harga akan dapat mengalami penurunan lagi hingga menjumpai titik support berikutnya.
* Expert Advisor: Yaitu suatu fasilitas yang disediakan oleh Platform MetaTrader untuk dapat melakukan suatu automatic trading dengan menggunakan bahasa pemrograman (script) atau robot.

TIPS-TIPS BERTRANSAKSI:

* Jangan Serakah , Jangan Gegabah, Fokus, dan Selalu Kontrol resiko anda.
* Jangan menggunakan lot size yang terlalu besar, dan idealnya menggunakan 20% dari modal anda.
Contoh: modal $1000 maka maximum gunakanlah 0.2 lot
* Gunakanlah Demo Account terlebih dahulu bila anda masih ingin mencoba-coba (Simulasi), tetapi jika anda sudah yakin dan pasti, maka anda bisa terjun ke Live Trading (Real Account)
* Pergerakan grafik harga mata uang adalah seperti gelombang yang dimana jika harga mata uang tersebut turun, maka pasti ada titik baliknya yaitu naik, dan begitu pula dengan sebaliknya. Tetapi jangka waktu serta porsi naik turunnya suatu mata uang adalah berbeda-beda. Oleh karena itu pelajarilah pula posisi dari hari-hari sebelumnya, titik Support & Resistance, Berita-Berita, serta Teknikal Grafik Trendnya sebelum anda melakukan suatu open order.

SELAMAT BELAJAR!

Sabtu, 11 September 2010

BELAJAR MANAJEMEN RISIKO

Saya bersyukur sekali jadi pengangguran, hehehe...(belum-belum sudah ketawa), kalau saya punya pekerjaan (selain forex) tentu saya tidak bisa total di forex seperti sekarang, dan pasti pun tidak bisa menyediakan menu-menu posting sebanyak ini di Cafe saya. Saya juga bersyukur, di gubuk saya terpasang fasilitas "hotspot", jadi selalu ada teman-teman yang menemani saya ONLINE. Disini seperti toko laptop, hihihihihi... Jelasnya, saya bersyukur karena saya bisa berbagi... Yang lebih bersyukur lagi, karena teman-teman selalu mengingatkan saya untuk memenej hidup. Sering ONLINE menyebabkan lupa waktu, malam untuk hidup dan siang untuk mati hehehe... "Awas! Kematian mendadak sering diakibatkan karena gagal dalam manajemen," kata mereka.

Maka kalau saya ada ide menulis judul BELAJAR MANAJEMEN RISIKO, saya jadi ingat teman-teman yang selalu mengingatkan saya itu. Oleh karena itu, bicara manajemen risiko Forex pun dapat membuat perbedaan antara hidup atau mati mendadak dengan forex trading. Anda dapat memiliki sistem perdagangan yang terbaik di dunia dan masih gagal tanpa manajemen risiko yang tepat. Belajar manajemen risiko merupakan kombinasi dari beberapa ide untuk mengendalikan risiko trading Anda. Hal ini dapat membatasi ukuran lot Anda, lindungi nilai, perdagangan hanya selama beberapa jam atau harian tertentu, atau mengetahui kapan harus mengambil kerugian.

Mengapa manajemen risiko forex penting?
Manajemen risiko adalah salah satu konsep yang paling kunci untuk hidup sebagai seorang trader forex. Ini adalah konsep yang mudah dipahami bagi para pedagang, tapi lebih sulit untuk benar-benar diterapkan. Saya juga sulit tidak tidur siang jika malamnya tidak tidur hehehehe... Nah, Broker telah banyak berbicara tentang manfaat menggunakan leverage.Hal ini menyebabkan para pedagang untuk datang ke platform trading dengan pola pikir bahwa mereka harus mengambil resiko besar dan bertujuan untuk dollar yang besar. Rasanya terlalu mudah bagi mereka yang telah melakukannya dengan demo account, tapi begitu dengan uang nyata dan emosi datang, segalanya berubah. Di sinilah belajar manajemen risiko yang benar adalah penting.

Mengendalikan kerugian
Salah satu bentuk manajemen risiko adalah mengendalikan kerugian Anda. Tahu kapan untuk memotong kerugian Anda pada perdagangan. Anda dapat menggunakan berhenti paksa atau berhenti mental. Istilah berhenti paksa adalah ketika Anda menetapkan stop loss Anda pada tingkat tertentu ketika Anda memulai usaha Anda. Sebuah berhenti mental adalah ketika Anda menetapkan batas untuk berapa banyak tekanan atau penarikan Anda akan mengambil untuk perdagangan. Mengetahui di mana menetapkan stop loss Anda adalah ilmu penting untuk dirinya sendiri, tetapi yang utama adalah harus dengan cara yang cukup cerdas membatasi risiko perdagangan dan masuk akal untuk Anda. Setelah stop loss Anda sudah diatur di kepala Anda, atau pada platform trading Anda. Jika Anda meninggalkannya atau tidak cerdas karena terlalu jauh stop loss Anda, maka sebenarnya sangat mudah untuk jatuh karena harga ternyata bergerak lebih jauh dan jauh. Jika Anda melakukan ini, Anda tidak memotong kerugian Anda efektif dan akan menghancurkan Anda pada akhirnya.

kok bisa? Ya bisa saja, kan sekarang sudah pakai MM yg ketat, hanya meresikokan 5% dari equity. Jadi kalaupun loss, harus loss 20x berturut-turut baru deh kena MC. Yang mana sangat kecil kita "terjerembab di lubang yang sama" sampai 20x.

Jadi menurut saya, trading forex ini lebih ke psikologi saja. Dengan mental kuat, disiplin tinggi, MM yang baik (ini semua masuk psikologi kan ya?) maka bolehlah kita berjaya di forex. Sayangnya utk mendapatkan itu semua tidak bisa dalam waktu semalam... ada yang butuh berminggu-minggu... ada yang berbulan-bulan... bahkan ada yg bertahun-tahun....

Prinsip saya satu: never ever give up!
Jangan pernah menyerah sebelum sampai ke tujuan...


Menggunakan leverage yang benar
Iklan Broker mempengaruhi Anda, Anda akan berpikir bahwa itu layak untuk membuka rekening dengan $ 300 dan menggunakan 200:1 leverage untuk membuka perdagangan mini lot sebesar $ 10.000 dolar dan ganda uang Anda dalam satu perdagangan. Tidak ada yang bisa lebih jauh dari kebenaran. Tidak ada rumus ajaib yang tepat ketika untuk mencari tahu berapa leverage yang akan Anda gunakan, (ini pun sulit kalau sekedar menerima saran orang lain), namun pada awalnya, leverage lebih kecil lebih baik. Setiap pedagang akan memiliki tingkat toleransi mereka sendiri untuk risiko. Tidak semua orang memiliki $ 5.000 untuk membuka rekening, namun penting untuk memahami risiko yang lebih besar dengan menggunakan leverage yang lebih besar, dengan saldo rekening kecil. Menjaga ukuran lot yang lebih kecil akan memungkinkan Anda untuk tetap fleksibel dan mengelola perdagangan anda dengan logika bukan emosi.

Meskipun dengan menggunakan leverage kecil adalah hal yang baik, tidak akan membantu Anda sekali jika Anda membuka posisi terlalu banyak. Dengan membatasi open posisi Anda maka akan mengurangi risiko Anda dan menjaga Anda berada di permainan untuk jangka panjang.

Kesimpulan
Manajemen risiko adalah tentang menjaga risiko di bawah kendali Anda. Risiko Anda lebih terkontrol, semakin fleksibel Anda dapat bila Anda perlu. Trading Forex adalah tentang kesempatan. Pedagang harus mampu bertindak ketika peluang-peluang tersebut muncul. Dengan membatasi risiko Anda, Anda memastikan bahwa Anda akan dapat terus diperdagangkan saat segala sesuatu tidak berjalan sesuai rencana dan Anda akan selalu siap. Menggunakan manajemen risiko yang benar dapat menjadi perbedaan antara menjadi trader forex profesional atau trader gulung tikar. Maka tidak salah dong, kalau saya ungkapkan bahwa ini antara hidup dan mati account Anda. So,.... ini sangat penting buat Anda!

Klik disini untuk mempelajari lebih lanjut!

MEMULAI BELAJAR FOREX

Beberapa teman yang ingin mengenal dan memahami forex, masih juga "sulit" mudeng tentang forex dan bagaimana memulainya, meski sudah mencoba membaca dan belajar berkali-kali beberapa artikel forex. Saya maklum, mereka benar-benar buta tentang forex. Eh, padahal saya sudah berkali-kali posting artikel-artikel sederhana tentang bagaimana memulainya. Namun woke-lah, forex memang sulit dipahami. Jadi, wahai para pemula di dunia forex, kita mulai belajar lagi, tetapi pelan-pelan saja ya? Hehehehehe...

Begini, Bro! Sebelum Anda bisa memulai trading forex, Anda harus mencoba memahami dan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: Bagaimana cara memilih broker? Haruskah saya menggunakan account demo? Apa yang perlu saya ketahui sebelum membuat perdagangan pertama saya? Nah, agar Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Anda saya kasih contekan saja, sekarang. Satu per satu.... Woke?

1. Pilih broker
Membuat keputusan pada broker yang digunakan adalah pribadi untuk setiap trader. Beberapa broker menawarkan pilihan account, dan dipastikan beberapa pedagang pun memilih sesuai dengan keinginannya. Anda mau memilih broker mana? Anda bisa pelajari disini untuk mengetahui karakteristik broker forex terbaik.

Jika menginginkan rekomendasi dari saya, tentu akan saya pilihkan dan sebaiknya Anda menggunakan FX Clearing. Cara registrasinya disini. Kalau Anda membutuhkan bimbingan, tinggal di add saja ID YM saya.

Mengenal Broker, ini penting untuk meninjau dan membandingkan dan memilih salah satu yang membuat Anda merasa paling nyaman. Nah, kalau ingin mengenal broker FXClearing, Anda bisa baca disini.

2. Buka Rekening Demo
Setelah Anda telah membuat keputusan Anda pada broker yang paling Anda sukai, sekarang saatnya untuk membuka account demo. Kalau Anda pilih FxClearing, tinggal download saja software aplkasi demonya di sidebar kanan "perangkat FXClearing. Nah, bagaimana Anda berdemo ria, Anda bisa membacanya disini. Tetapi yang jelas, menggunakan demo account adalah kesempatan yang baik untuk memastikan bahwa Anda merasa nyaman menggunakan broker. Anda tidak akan masuk perdagangan uang nyata tanpa sepenuhnya nyaman dengan platform perdagangan. Sebuah demo account tidak hanya akan membantu Anda mendapatkan pegangan cara menggunakan broker itu, platform perdagangan, tetapi juga perdagangan pasar secara real time.

3. Pelajari Tentang Leverage
Forex trading biasanya dilakukan dengan menggunakan leverage, atau perdagangan margin. Margin adalah alat yang berguna, tapi bisa sangat berbahaya jika tidak digunakan dengan benar. Broker forex umumnya menawarkan leverage dari 50:1 sampai 500:1 leverage. Semakin tinggi jumlahnya, semakin sedikit uang yang diperlukan untuk mengenakan perdagangan yang besar. Penggunaan leverage adalah sesuatu yang perlu dipelajari, nah Anda silahkan pelajari disini.

4. Praktik Membaca Charts
Sebelum Anda mulai membuat perdagangan Anda harus akrab dengan grafik dan bagaimana mereka bekerja. Ini adalah ide yang baik untuk mendapatkan keakraban dengan bingkai waktu yang berbeda dan berbagai jenis grafik. Kerangka waktu yang lebih singkat akan memberi Anda gambaran mengenai bagaimana pasar bergerak menit ke menit. Kerangka waktu yang lebih panjang dapat menunjukkan kepada Anda bagaimana pasar bergerak lebih dari periode panjang dan akan menunjukkan tren yang lebih besar. Kebanyakan perangkat lunak charting akan menawarkan grafik dengan garis, candle, atau bar. Luangkan banyak waktu untuk mencoba melihat secara berbeda dan jangka waktu untuk menemukan gaya yang Anda merasa nyaman dengannya.

5. Membuat perdagangan real pertama
Setelah Anda mempelajari lebih lanjut, Anda segeralah membuat perdagangan pertama kondisi real. Anda akan memasuki daerah rawan, hehehehe...membuat pengalaman gugup tetapi menarik. Akun demo mempersiapkan Anda untuk aspek-aspek teknis perdagangan, tetapi ketika Anda menggunakan uang real emosi akan ikut bermain. Penting bahwa Anda tetap harus melakukan yang terbaik untuk perdagangan dengan metode yang sama yang Anda berlatih di demo account. Mungkin terbukti sulit, tetapi jika Anda menguasai emosi Anda dan gunakan manajemen uang sehat, semuanya adalah mungkin setelah langkah ini. Jika perdagangan pertama Anda kehilangan uang, jangan menyerah, hanya bagian bersama-sama di mana Anda pikir Anda yang salah, dan coba lagi.

Forex trading adalah sebuah pengalaman belajar yang konstan. Kesalahan trading memang bisa mahal. Jika Anda belajar dari kesalahan itu dan melakukan yang terbaik untuk menghindarinya di masa mendatang, Anda bisa menjadi forex trader yang sangat sukses.

Semoga Anda sudah tidak bingung lagi memulai trading forex, tetapi jika Anda masih bingung juga, woke... Anda masuk disini saja. Artikel bagaimana trading forex dadi nol semoga bisa membuat Anda lebih dalam mengenal forex.

Jumat, 10 September 2010

CONTOH MEMBELI DAN MENJUAL DI PASAR FOREX

Kali ini masih penjelasan seputar dasar-dasar forex, yakni contoh membeli dan menjual dipasar forex, dimaksudkan untuk mempermudah trader forex pemula memahami lebih lanjut.

Contoh Membeli (Buy)
Seorang trader A akan membeli sepasang mata uang tertentu jika ia mengharapkan nilai tukarnya naik. Sebagai contoh, seorang trader yang mengharapkan Euro menguat terhadap dolar AS, misal baru saja ia membeli satu EUR / USD pada kontrak mini 1,2089. Sekarang, jika Euro menguat, katakanlah, 1,2150, perdagangannya akan memperoleh keuntungan. Misalkan lagi, seorang trader hanya ingin risiko (mengambil kerugian) $ 35. Karena setiap pip mini kontrak ini bernilai $ 1 (dengan volume 0.10 pada account mini), trader bisa memasuki stop order untuk menjual satu EUR / kontrak mini USD pada 1,2054. Jika EUR / USD bergerak turun menjadi 1,2054, maka posisi ini akan ditutup dan tidak akan ada kerugian lebih lanjut. Dengan stop order (Stop Loss)di tempat, trader dilindungi dalam kasus harga bergerak negatif. Strateginya sekarang adalah untuk mengawasi dan melihat apakah membeli Euro ini akan menguntungkan Anda atau Anda justru akan menerima risikonya.

Contoh Menjual (Sell)
Di pasar FOREX, karena tidak ada kepastian aktual mata uang asing, trader dapat menjual sekarang dan membeli lagi kemudian. Mudah-mudahan dengan harga lebih rendah. Seorang trader akan melakukan ini jika ia mengharapkan nilai tukar jatuh. Sebagai contoh, seorang trader yang mengharapkan Euro melemah terhadap dolar AS menjual satu EUR / USD pada kontrak mini 1,2089. Sekarang, jika Euro melemah, katakanlah, 1,2043, perdagangannya akan mendapat keuntungan. Mari kita mengatakan bahwa trader hanya ingin risiko $ 35. Karena setiap pip mini kontrak ini bernilai $ 1, trader dapat memasukkan stop order (Stop Loss) untuk membeli satu EUR / kontrak mini USD pada 1,2124. Jika EUR / USD kemudian naik ke 1,2164, maka posisi ini akan ditutup tetap pada 1,2124 dan risiko kerugian hanya $ 35 tidak akan ada kerugian lebih lanjut. Berbeda dengan tanpa stop order, maka jika harga terus naik dan menyentuh 1,2164 berapa Anda akan pada posisi minus, Woke, jika harga kembali turun, tetapi kalau justru terus naik bahkan melebihi harga itu? Dengan stop order di tempat, pedagang dilindungi dalam kasus harga bergerak negatif. Strateginya sekarang adalah untuk mengawasi dan melihat apakah menjual Euro ini akan menguntungkan Anda atau Anda justru akan menerima risikonya.

Dalam memutuskan apakah akan membeli atau menjual, banyak pedagang mulai dengan melihat tabel. Mereka berusaha untuk memprediksi gerakan masa depan nilai tukar dengan mempelajari apa yang telah terjadi di masa lalu. Metode ini disebut analisa teknis. Mungkin Anda membutuhkan garis Trend, pola pembalikan dan rata-rata pergerakan harga, adalah bagian dari analisis teknis. Trader lain bergantung pada variabel ekonomi untuk sebagai petunjuk dalam mempertimbangkan pergerakan nilai tukar masa depan, variabel seperti tingkat suku bunga jangka pendek dan arus perdagangan barang. Hal ini disebut analisa fundamental.

Woke, sekian! Selamat belajar!